10 Tanaman Tahan di Apartemen Minim Cahaya yang Mudah Dirawat dan Menyegarkan Ruangan

Tanaman Tahan di Apartemen Minim Cahaya

Hidup di apartemen dengan pencahayaan terbatas sering kali membuat pemiliknya berpikir dua kali untuk menghadirkan nuansa hijau di dalam ruangan. Padahal, menurut pengalaman banyak desainer interior, tanaman tahan di apartemen minim cahaya justru dapat menjadi elemen penting untuk menjaga keseimbangan visual sekaligus kualitas udara di ruang terbatas.

Beberapa spesies tanaman bahkan terbukti mampu beradaptasi dengan baik di lingkungan redup, asalkan mendapat perawatan sederhana seperti penyiraman teratur dan sirkulasi udara yang cukup. Karena itu, memilih jenis tanaman yang tepat menjadi langkah awal menciptakan suasana apartemen yang lebih hidup dan segar.

Tanaman Hias Tahan Hidup di Apartemen Minim Cahaya

Berikut ini rekomendasi 10 tanaman hias yang tahan hidup di apartemen minim cahaya, mudah dirawat, dan dapat memperindah ruang tanpa perlu sinar matahari langsung.

1. Sansevieria (Lidah Mertua)

Lidah Mertua
Tanaman hias cocok hidup di apartemen. Foto: Shutterstock

Sansevieria termasuk tanaman tahan di apartemen minim cahaya yang paling banyak direkomendasikan oleh para ahli hortikultura. Dari pengalaman saya mengelola area hijau di beberapa unit apartemen, tanaman ini bisa tumbuh subur meskipun hanya mendapat sedikit cahaya alami. Karakter daunnya yang tebal dan keras membuat Sansevieria mampu menyimpan air cukup lama, sehingga tidak memerlukan penyiraman setiap hari.

Selain tampil estetik dengan bentuk daun menjulang ke atas, lidah mertua juga berfungsi sebagai pembersih udara alami. Penelitian NASA tahun 1989 bahkan mencatat kemampuannya menyerap zat berbahaya seperti formaldehida dan benzena. Di ruang apartemen yang sering tertutup rapat, kehadiran Sansevieria dapat membantu menjaga kualitas udara agar tetap segar dan bersih.

Baca juga: Sinar Mas Land Hadirkan Hunian Super Mewah Rp89 Miliar: Simbol Gaya Hidup Premium Kelas Atas

2. Asplenium Nidus (Paku Sarang Burung)

Asplenium atau paku sarang burung memiliki daun lebar melengkung yang menciptakan kesan alami di ruangan. Tanaman tropis ini termasuk tanaman yang tumbuh subur di apartemen dengan tingkat kelembapan tinggi, misalnya di kamar mandi atau dapur yang jarang terkena sinar matahari langsung.

Saya pernah menempatkan tanaman ini di rak atas dapur dengan pencahayaan buatan, dan hasilnya tetap sehat selama berbulan-bulan. Asplenium menyukai media tanam lembap, tetapi tidak tergenang air. Kombinasi tanah humus dan lumut kering bisa menjadi pilihan tepat untuk mempertahankan kesegarannya.

3. ZZ Plant (Zamioculcas zamiifolia)

ZZ Plant
Tanaman hias cocok hidup di apartemen. Foto: Shutterstock

ZZ Plant sering disebut “tanaman besi” karena ketahanannya terhadap kondisi minim cahaya dan air. Ia mampu beradaptasi di ruangan ber-AC, bahkan di sudut ruangan tanpa jendela besar. Dari pengalaman saya, ZZ Plant tetap hijau dan berkilau meskipun hanya disiram dua minggu sekali.

Keunggulan lainnya adalah sistem perakarannya yang menyimpan air, membuatnya cocok bagi penghuni apartemen yang sibuk dan sering lupa menyiram tanaman. Selain itu, permukaan daunnya yang mengilap memantulkan cahaya sehingga menambah kesan terang pada ruangan.

4. Aglaonema (Sri Rejeki)

Aglaonema, atau dikenal sebagai Sri Rejeki, merupakan tanaman tahan di apartemen minim cahaya yang populer di Asia Tenggara. Tanaman ini sering dipilih karena tampilannya yang menarik dan kemampuannya beradaptasi dalam lingkungan ber-AC.

Dalam praktik dekorasi interior, saya kerap memadukan Aglaonema dengan pot marmer kecil untuk menciptakan kontras elegan di ruang tamu. Jenis Red Anjamani dan Silver Queen paling sering digunakan karena warna daunnya yang mencolok tetap terjaga walau tidak terkena sinar langsung.

Baca juga: Punya Rp168 Juta? 5 Rumah Subsidi di Klapanunggal yang Siap Huni dan Layak Investasi

5. Pothos (Sirih Gading)

Sirih Gading
Tanaman hias cocok hidup di apartemen. Foto: Shutterstock

Sirih gading dikenal mudah tumbuh dan nyaris tidak membutuhkan perawatan rumit. Ia dapat hidup baik di tanah maupun air, membuatnya sangat fleksibel untuk penghuni apartemen dengan ruang terbatas.
Sebagai tanaman yang tumbuh subur di apartemen, sirih gading berperan besar dalam menciptakan suasana hijau alami tanpa perlu intensitas cahaya tinggi. Dalam proyek interior yang pernah saya tangani, tanaman ini digantung di dekat jendela kecil untuk memberi kesan lembut dan sejuk.

Sirih gading juga efektif menyerap polutan seperti karbon monoksida dari udara, menjadikannya lebih dari sekadar elemen dekoratif.

6. Cast Iron Plant (Aspidistra elatior)

Aspidistra elatior atau Cast Iron Plant adalah pilihan ideal bagi mereka yang mencari tanaman tahan di apartemen minim cahaya namun tidak ingin repot. Nama “sekuat besi” bukan tanpa alasan tanaman ini tetap hidup meski diletakkan di lorong tanpa jendela, dengan penyiraman hanya sekali dalam dua minggu.

Saya pernah mengujinya di unit apartemen sewa jangka panjang: bahkan tanpa perawatan intensif, daunnya tetap hijau tua dan kokoh. Tanaman ini cocok ditempatkan di area transisi, seperti lorong menuju kamar tidur atau foyer, karena tampilannya memberi kesan tenang dan stabil.

7. Peace Lily (Spathiphyllum)

Peace Lily
Tanaman hias cocok hidup di apartemen. Foto: Shutterstock

Peace Lily dikenal karena kemampuannya menyaring racun udara seperti amonia dan formaldehida. Bunga putihnya yang lembut menambah nilai estetika ruangan, sekaligus meningkatkan kualitas udara di apartemen.

Dalam pengalaman saya merancang ruang kerja indoor, Peace Lily menjadi favorit karena mampu beradaptasi di area bercahaya rendah. Tanaman ini tumbuh optimal bila disiram dua kali seminggu dan diberi pupuk ringan tiap bulan. Selain indah, tanaman ini juga membantu menjaga kelembapan udara di dalam ruangan tertutup.

8. Philodendron

Philodendron
Tanaman hias cocok hidup di apartemen. Foto: Shutterstock

Philodendron merupakan tanaman tropis yang sangat mudah dirawat. Ia memiliki banyak varietas menarik, seperti Heartleaf Philodendron yang cocok diletakkan di meja atau digantung di dinding.
Sebagai tanaman tahan di apartemen minim cahaya, Philodendron hanya membutuhkan sedikit air dan tidak menuntut intensitas sinar tinggi.

Saya pernah menempatkannya di ruang baca apartemen dengan lampu LED putih hangat, dan pertumbuhannya tetap stabil. Selain itu, tanaman ini dikenal mampu meningkatkan kadar oksigen di ruangan, membantu penghuni merasa lebih segar dan fokus.

9. Calathea

Calathea
Tanaman hias cocok hidup di apartemen. Foto: Shutterstock

Calathea menjadi favorit para desainer interior karena motif daunnya yang unik. Warna hijau tua, ungu, dan perak yang berpadu menciptakan kesan elegan tanpa memerlukan pencahayaan kuat.
Tanaman ini tumbuh baik di area lembap seperti kamar mandi atau dapur, menjadikannya tanaman yang tumbuh subur di apartemen dengan sirkulasi udara terbatas.

Saya biasa menyarankan penyiraman ringan dua kali seminggu serta menjaga kelembapan tanah dengan menyemprot air di sekitar daun. Dengan perawatan sederhana, Calathea dapat hidup lama dan tetap memancarkan pesonanya.

10. Monstera Adansonii

Monstera Adansonii
Tanaman hias cocok hidup di apartemen. Foto: Shutterstock

Monstera Adansonii merupakan versi mungil dari Monstera Deliciosa yang lebih populer. Bentuk daunnya yang berlubang alami memberi nuansa tropis tanpa memakan banyak ruang, menjadikannya ideal untuk apartemen kecil.

Dari pengalaman pribadi, tanaman ini termasuk tanaman tahan di apartemen minim cahaya yang cepat tumbuh bila mendapatkan kelembapan stabil dan penyiraman teratur. Ia juga mudah diperbanyak melalui stek batang, sehingga cocok bagi penghobi tanaman yang ingin memperluas koleksi tanpa biaya besar.

Tentang Penulis

Olivian Prameswari

Hai semuanya! Nama aku Olivia, dan aku adalah penulis konten di sini. Saya senang banget bisa berbagi informasi seru dan bermanfaat dengan kalian semua. Kalau kalian pernah bingung nyari informasi seputar kontraktor & interior, udah tepat banget ada disini.

Rekomendasi Artikel Lainnya

×
Promo Shopee